PEMERINTAH YANG DISAMAKAN ATAU MENYAMAKAN BINATANG |
| Senin, 08 Februari 2010 |
| Ditulis Oleh : Ogex Mc-Kagan |
| dibaca : 96 |
| Kategori : Cerita Disini |
Akhir-akhir ini binatang mulai menjadi trend, gimana ga menjadi trend, mulai dari yang menunjuk sesorang seperti binatang, hingga orang-orang yang merasa dirinya di tunjuk seperti binatang.Pertama cicak dan buaya. Yang merujuk pada masalah siapa yang berkuasa, siapa yang berani melawan. kemudian ada lagi Gurita dari cikeas, yang mulai merebak namanya, melalui buku yang ber title Gurita cikeas. Selanjutnya Ada lagi kerbau yang bernama Si BuYa, yang kemudian ganti nama Si leBaY. Dan baru-baru ini juga ada lagi yang baru, yaitu kambing untuk KPK. Dari kesemua binatang tersebut, yang paling heboh adalah Si leBaY. Sampai mendapat berbagai sorakkan baik yang bersifat pro maupun kontra. Menurut saya pribadi sich semua itu biasa saja, ga ada hal yang bagaimana. karena yang namanya demokrasi ya begini. dan orang yang siap memimpin, harus punya telinga yang tebal pula. bukan malah curhat. Sekarang rakyat sudah hampir ga bisa percaya dengan pemerintah. betapa tidak, lha kalo pemimpin yang merupakan tempat rakyat mengadu sekarang sudah berbalik arah, bukan rakyat yang mengadu, tapi pemimpin sudah mulai curhat masalah hal yang menurut saya ga penting banged berarti si pemimpin dah mulai sensi (Menstruasi kali ye...). Pemerintah punya telinga yang tebal untuk penderitaan rakyat kelaparan dan ga bisa sekolah, rumah rakyat yang di rubuhin, PKL yang di gusur padahal mencari sesuap nasi dari pada mencuri atau korupsi. tapi anehnya pemerintah ga punya cukup telinga yang tebal untuk apa yang menimpa dirinya. Seorang pemimpin di negara demokrasi itu dianggap sebagai makhluk setengah dewa. jadi kalo dah siap memimpin apalagi di pemerintahan, ya harus siap menerima segala konsikuensinya. |
=============================================================
Isi Koment Yach ...
=============================================================
Komentar Nya ada 14
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
From : ogex
Komentarnya : hahhahahahha ....
Kata-katanya rancu... kalo semuanya balik ke diri sendiri, n ga boleh menyalahkan siapa pun truz kapan oknum-oknum yang bersalah ngerti kalo dirinya salah.
Murid SD aja kalo salah di hukum, biar ngerti kalo salah.
BUkannya menghujad koq.
Ini cuma kritikan yang pedas buat pemerintah yang mengaku keberhasilan negara ini berkat dirinya.
Kalo pemerintah denger mah juga ga masalah, lah pemerintah aja punya telinga yang cukup kebal buat mendengar jerit tangis rakyat, masa ga punya telinga yang tebal juga buat denger kritikan.
Lagian kalo ga kayak gini, kapan pemerintah bisa sadar.
sama seperti pencuri / maling ayam. lha mereka masuk kantor polisi di maki-maki koq. padahal cuma maling ayam.
hahahahahha....
aneh yach ...
yang di bela bukan rakyat, tapi babu yang di bela....

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
From : Nnente
Komentarnya : @ putra : setuju dgn kata2 anda, tp terlalu menyolok... smua itu balik kediri sendiri,..
klo manusia itu punya akal, hati nurani, perasaan & menegakkan KeAdilan
maka g kan terjadi smua itu..
tp hati manusia telah dbutakan oleh harta & kekuasaan..
tdk blh menyalahkan siapapun, cmn qt sebagai WNI yg baik, tegakkanlah keAdilan & tingkatkan jiwa kprimanusian..
smua itu tdk bisa dpandang sebelah mata saja, krn smua saling kterkaitan..
Ogex : yah ayah nie, mentang2 dy blm menemukan yg NM ny KAdilan, selalu menentang ato memojokkan pemerintahan..
* yg perlu qt ingat bhw : klo atasan salah qt tdk perlu menghujat tp qt cerminkan sifat yg benar.. kberhasilan bukan dari atasan tp dari diri qt sendiri..
qt mencontoh dari seorg pahlawan indonesia yg berjuang mati2an mempertahankan negara indo dari jajahan, knp qt hrs menjajah diri qt sendiri??
toh... negara qt dah merdeka, tp rakyatny blm merdeka, krn kbykn menghujat & malaaazzz...
oopss... sorry klo tersinggung..
cmn mengeluarkan opinion ttg pembicaraan anda2 smua..
hehehehe
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
From : ogex
Komentarnya : Rakyat memilih karena sudah ga ada pilihan lain, kalo masalah jalannya yang rusak sich ga masalah. tapi kalo di tengah perjalanan si sopir malah curhat sich lah....
penumpangnya males dengernya.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
From : putra
Komentarnya : tapi pemimpin jga manusia biasa.
pemimpin jga berusaha menjalankan apa yg diamanahkan rakyat, rakyat sudah memilih, knpa rakyat gk menghargai pilihannya sendiri???
trus cara menghormati apa yg dipilih rakyat gmna???apakah dngn cara mnghina pilihannya sendiri???berarti scra tidak langsung dia mghina diri sendiri.
ibarat lo naik angkutan. si sopir mau nganter lo sampe tujuan, dalam perjalanan jalananannya rusak, becek, banjir pokoknya gk nyaman...
trus lo mau marah sama sapa???
yg harus bertanggung jawab sapa??
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
From : ogex
Komentarnya : apa pemerintah ga di gajih ???
Jaman gini mana ada orang mo ngabdi gitu aja, buktinya kalo presiden ga di gajih, siapa yang mo jadi presiden, paling juga ga ada yang memperebutkan
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
From : ogex
Komentarnya : buat apa rakyat menggajih pemerintah kalo pemimpin pemerintahnya ga bisa menyelesaikan apa yang di amanatkan oleh rakyat.
rakyat dah bayar, ga bisa di salahkan dumz...
sama seperti naek angkutan, penumpang dah bayar, sekarang si sopir harus nganter ampe tujuan.
kalo ga sampe, si penumpang ga salah dumz kalo mencaci maki sopir, lah sopirnya dah di bayar koq.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
From : putra
Komentarnya : berarti yg salah siapa???
rakyat kan....!!!!
rakyat indonesia kan???
yg mencakupi oleh smua aspek.
bak pejabat, may biasa, menengah.
TIDAK ADANYA KERJA SAMA YG BAIK ANTARA SEMUA.
maaf saya tulis besar karena tuh semua penjelasan dari saya.
pemimpin disini tujuannya mengabdi kpada negara,
dia tidak minta imbalan.
gaji???? itu byaran kerja.
sedangkan arti dari mengabdi tuh klo berhasil kita berhasil bersama, klo salah kita benahin jga bersama.
bukan klo berhasil kita tertawa dan klo gagal kita hina.
kata2 curhat dalam berita itu jga sebagai tipuan politik dengan tujuan menjatuhkan SBY bung,,,,
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
From : putra
Komentarnya : berarti yg salah siapa???
rakyat kan....!!!!
rakyat indonesia kan???
yg mencakupi oleh smua aspek.
bak pejabat, may biasa, menengah.
TIDAK ADANYA KERJA SAMA YG BAIK ANTARA SEMUA.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
From : ogex
Komentarnya : @putra
Namanya juga pemimpin tra....
kalo pemimpinya tegas rakyat ga bakalan seperti itu, liat aja. SBY lom apa-apa dah bilang hasil kerja dah 90%, tapi yang di sebutin hal yang lucu-lucu.
Sekarang kalo ngomongin masalah di persalahkan, kalo misalnya keberhasilan, yang mendapat pujian siapa?? pemimpin kan???
Sekarang giliran kegagalan, dan pemimpin harus menganggap itu sebagai konsekuensi.
bukannya malah curhat, sich lah kalo pemimpin dah curhat, terus rakyat curhatnya ma sapa ???
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
From : ogex
Komentarnya : @GRASIPALA Deny
hahhahha ...
komentarnya kacau ....
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
From : putra
Komentarnya : tangis rakyat.....???
sekarang kita gk usah terlalu menyalahkan pemimpin...
apa udah pasti pemimpin yg salah???
harusnya pendemo tuh bersikap kreatip bukan bikin panas pemerintah...
ada bagian dan tugas2 dalam parlemen negara, sedangkan pemimpin be7an memerintah dan mengatur dll. yg menjalankan jga sebenernya ada bagian2nya.
toh realnya yg bnyak kena korupsi tuh anak buahnya sedangkan pemimpinnya yg sllu dsalahkan...
tangis rakyat sudah dilihat jlas oleh SBY sampai dia turun k lapangan dan SBY sudah mmberikan bntuan kpada masy bawah, tapi kenyataannya bntuannya gk sampai???
siapa yg harus dsalahkan??
siapa yg harus dihina...
politik yg bicara, permainan kotor politik yg main, partai2 besar yg mengaturnya dan masyrakat kolot yg kena...
entah kena miskinnya atau kena kasusnya dalam demo tsb.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
From : GRASIPALA Deny
Komentarnya : suka
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
From : ogex
Komentarnya : dalem sich tra kata-katanya. but rakyat yang menjerit juga melihatkan gimana pemimpin yang berprilaku ini.
kalo tuch pemimpin punya mata, lha kenapa ga mencoba melihat tangis rakyat ini. ????
apa dah ngeliat truz tutup mata ???
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
From : putra
Komentarnya : yah gmna ea.....
ngara kita negara demokrasi tapi malah bnyak yg demontrasi...
klo masalah si kebo tuh ya menurutku fine2 aja, tapi peletakan foto SBY di pantat itu yg salah.
bukan masalah kebonya c, toh di lain daerah kebo jga ditandakan sbgai simbol kekayaan, tapi kebonya bukan pantatnya..
klo pantatnya tandanya penghinaan....!!
gk cuma telinga yg SBY punya tapi dia jga punya mata yg bisa melihat real...

Akhir-akhir ini binatang mulai menjadi trend, gimana ga menjadi trend, mulai dari yang menunjuk sesorang seperti binatang, hingga orang-orang yang merasa dirinya di tunjuk seperti binatang.